levitraveri.com merupakan situs pemberi informasi tentang travel, rumah minimalis, tips, masakan, otomotif dan masi banyak lainnya.

Thursday, October 18, 2018

Penyebab Dan Cara Mencegah Mesin Overheating

Mesin yang terlalu panas alias overheating mempunyai akibat yang signifikan. Telah kami ketahui bersama bahwa suatu  besi bakal memuai apabila dipanaskan. Faktor ini pasti juga berlaku pada suatu  mesin yang komponen-komponenya berbahan dasar logam. Berbagai kejadian yang ditimbulkan akibat over heating diantaranya kepala silinder bengkok, kompresi bocor, air pendingin masuk ke ruang bakar, dan lainya. Pada suatu  mobil, idealnya telah diberi indikator yang memperlihatkan mesin bekerja pada suhu yang normal alias telah mengalami over heating. Apabila mesin mengalami over heating yang biasanya ditunjukan dengan jarum pada indikator tersebut berada pada warna merah, maka segeralah mengangkat kendaraan kamu ke bengkel supaya tak terjadi kerusakan yang ditimbulkan akibat over heating. Nah dibawah ini merupakan berbagai penyebab dan tutorial mencegahnya supaya kendaraan kamu terhindar dari overheating.

Penyebab Dan Cara Mencegah Mesin Overheating

1. Bersihkan Sirip-Sirip Pendingin Mesin
Sepeda motor sebagian besar memakai sistem pendingin udara. Cirinya merupakan adanya sirip-sirip pendingin pada mesinnya. Sirip-sirip pendingin tersebut bermanfaat untuk membutuhas permukaan jadi proses penyaluran panas ke udara dapat berlangsung dengan cara optimal. Nah apabila sirip sirip pendingin tersebut kotor pasti kamu telah mengenal akibatnya. Untuk itu bersihkanlah sirip-sirip pendingin ini dari kotoran.

2. Memeriksa Kebocoran pada Sistem Pendingin
Idealnya untuk memeriksa kebocoran ini memakai suatu  alat yang bernama radiator tester. Tetapi apabila kamu tak mempunyainya kamu dapat memeriksanya dengan cara visual.

3. Cek Kondisi Radiator
Radiator bermanfaat untuk mendinginkan air pendingin yang telah bersirkulasi di dalam mesin. Untuk itu perbuatlah pengecekan pada radiator ini mulai dari kebocoran, kondisi sirip-sirip pendingin dan pastikan kipas radiator bermanfaat dengan baik.

4. Cek kondisi Tutup Radiator
Jangan meremehkan komponen yang satu ini. Meskipun terlihat sepele dan bentuknya yang kecil tetapi peranya didalam sistem pendingin lumayan vital. Didalam tutup radiator ini mempunyai dua katup yakni katup relief dan katup vakum. Keduanya mempunyai manfaat yang tak sama yaitu pada saat mesin panas dan mesin dingin. Saat mesin panas katup relief bermanfaat menyalurkan air pendingin yang memuai akibat panas ke tabung reservoir, dan begitu sebaliknya dengan katup vakum. Apabila terjadi kerusakan pada katup ini dapat saja menyebabkan jebolnya sistem pendinginan akibat tekanan yang begitu tinggi.

5. Gunakan Water Coolant
Untuk menjaga supaya proses pendinginan berlangsung dengan baik, jangan mengganti air pendingin dengan air mineral. Gunakanlah water coolant yang tak sedikit dipasarkan dipasaran. Dan pastikan pergantianya dengan cara berkala.

6. Cek Kondisi Oli Pelumas
Meskipun peranya tak begitu vital dalam sistem pendinginan, tetapi sebaiknya ceklah keadaannya mulai dari warna, kekentalan dan pergantian dengan cara teratur. Pastikan juga distribusi oli didalam mesin berlangsung dengan baik.

Nah setidaknya keenam faktor tersebutlah yang dapat kamu perbuat untuk mencegah mesin mengalami overheating. Terbaru, lebih baik mencegah dari pada wajib mengeluarkan jutaan rupiah untuk membenahi kerusakan yang ditimbulkan akibat over heating alias panas yang berlebihan.

No comments:

Post a Comment